Islam dan Konsep Pareto

Kita sudah membahas pareto pada artikel-artikel yang lalu,

Cari Pareto Anda

Salah Satu Resep Kebahagiaan

Dan kita sudah menyadari bahwa Konsep Pareto adalah sebuah hukum alam (sunnatullah)

Maka dari itu kami akan mencoba bagaimana bunyi Konsep Pareto (20/80) pada wolrdview Islam.

Kita akan mencoba mencari 20% nya,

Untuk apa?

Biar kita bisa lebih fokus, mana yang lebih kita prioritaskan (yang bisa menciptakan 80% hasil) daripada yang lain.

Let see,

Pareto-nya Nabi & Rasul adalah Nabi Muhammad

Pareto-nya para Malaikat adalah Malaikat Jibril

Pareto-nya Sedekah adalah Nafkah Keluarga

Pareto-nya Sholat Wajib adalah Sholat Shubuh & Isya

Pareto-nya Hubungan Sosial adalah Silaturrahim Keluarga

Pareto-nya Quran adalah Surat Alfatihah

Pareto-nya Sholat Sunnah adalah Tahajjud

Pareto-nya Waktu Doa adalah Ketika Hujan, Berpuasa, Antara Adzan & Iqomah, 1/3 malam.

Pareto-nya Hari adalah 1/3 malam hingga pagi

Pareto-nya Pekan adalah Hari Jumat

Pareto-nya Tahun adalah Bulan Ramadhan

So, right now (07.00 wib di hari Jumat dan di bulan Ramadhan) adalah golden time kita untuk mencari (ngalap) berkah !

Maksimalkan !

Baarakallahufiikum.


Ada lagi yang bisa anda tambahkan lagi (pareto dalam Islam) ?

Silahkan tulis di kolom komentar 😉

 

6 komentar untuk “Islam dan Konsep Pareto”

  1. Noor Alim Fardianto

    Paretonya Rezeki adalah Taqwa
    Paretonya Cinta adalah Menyantuni Fakir Miskin dan Anak Yatim
    Paretonya Amalan adalah Harta yang dibelanjakan untuk fisabilillah dan Ilmu yang diajarkan
    Paretonya Derajat yang Tinggi adalah Menuntut Ilmu
    Paretonya Persaudaraan adalah Persaudaraan dalam Iman dan Islam
    Paretonya Kebahagiaan adalah istri dan anak-anak yang shalih/shalihah.

  2. Paretonya 25 nabi dan rasul adalah 5 Ulul Azmi (Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, Muhammad) dan pareto Ulul Azmi adalah Muhammad S.A.W

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *