kenapa memilih miro

Antara Visio, Xmind, SimpleMind, Lucidchart, Mural, sampai ke Miro

Saya adalah penggemar tools whiteboard-ing di internet, alasan utamanya adalah :

  • Biar bisa akses dimana saja,
  • Ide brainstorming muncul kapan saja,
  • Dan bisa diakses di device apa saja

Saat sekolah atau kuliah tahunya cuma Microsoft Visio, bahkan saat kuliah, saya merasa Visio sudah lebih dari cukup. Visio yang dilengkapi icon-icon, template-template diagram, sangat memudahkan banget, terutama bagi yang mengenyam jurusan yang berhubungan dengan komputer atau software pada saat itu.

Lulus kuliah, dan saat merintis perusahaan software house, awal-awal masih menggunakan Visio. Akan tetapi kebutuhan untuk brainstorming dan mind map-ing terasa sedikit chalenging. Akhirnya beralih ke Xmind. Dimana fitur mind map-ing nya powerful sekali. Apalagi saat itu  dapat gratisan Xmind 2013, karena dulu masih punya student license.

Seiring berjalannya waktu, karena juga booming smartphone (antara 2013-2014) kebutuhan untuk mengakses secara mobile semakin mendesak, akan tetapi ternyata Xmind belum ada versi mobilenya, sempat galau memang. Akhirnya beralih ke SimpleMind, ternyata benar-benar feature rich untuk ukuran mobile apps, tak pikir panjang, langsung saya beli yang versi pro. Ternyata versi dekstopnya pun ada, akan tetapi harganya tidak semurah versi mobile.

Masih nyaman dengan simplemind, ternyata kebutuhan hidup tidak hanya mind mapping saja, karena saya melanjutkan kuliah S2, butuh tools untuk corat-coret, akhirnya beralih ke lucidchart, dan sempat beli versi pro nya (monthly subscription), sampai di penyelesaian tesis S2 pun masih pakai lucidchart sebagai solusi corat-coret untuk bagan-bagan atau alur proses.

Akan tetapi semenjak pandemi (saat masih full di adaptiva), tim kita yang secara default menyelenggarakan offline training beralih ke training online, sebagai salah satu “nyawa” saat training, kita butuh media untuk menulis / menggambarkan ilustrasi, kita butuh pengganti flipchart.

Setelah awal mencoba Google Jamboard, kemudian beralih ke Mural, Dan akhirnya pilihan terakhir kita sematkan kepada Miro, sampai detik ini.

Powerfull banget pokoknya.

Alhamdulillah.

What about you? What is your favourite tools?

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x