dalam Kehidupan

Obat manjur agar terhindar dari kekecewaan ketika kita hidup adalah ZUHUD.

Alias tidak cinta dunia.

Coba analisa kekecewaan-kekecewaan hari ini, kemarin, atau masa lalu. HAMPIR PASTI karena kita semua masih ada rasa cinta dunia.

Dan itu wajar, karena memang fitrah manusia diciptakan untuk itu, maka Allah memerintahkan kita untuk menanggulanginya dengan sifat Zuhud.

“Aku kecewa karena gajiku di potong”

Ya, karena kita masih cinta dunia, dan menganggap bahwa rizki itu adalah hanya sekedar gaji.

 

“Aku kecewa karena calon suamiku ternyata selingkuh”

Ya, karena kita masih belum mentadabburi ayat ini -> laki-laki baik dengan perempuan yang baik, berarti dia bukan laki-laki yang baik

 

“Aku kecewa, karena HP ku dicuri orang”

Ya, karena kita masih belum paham konsep “tidak ada barang hilang di kamus seorang muslim, jika tidak kembali di dunia, kita bisa mendapatkannya kembali di akhirat (dengan pahala si pencuri di transfer ke kita, atau dosa kita yang ditransfer ke si pencuri)”

 

Always stay cool, itulah hasil dari sifat zuhud yang kita punyai.

Maka dari itu, dengan Zuhud kita selalu bisa positive thinking dalam setiap detik kehidupan kita di dunia.

Karena orang hebat itu, adalah orang yang bisa melihat suatu point of view yang tidak bisa dilihat oleh orang lain.

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.”

(HR. Muslim, no. 2999)

 

Wallahu A’lam

Barakallahufiikum.

 

(Tulisan ini terinspirasi dari Kajian Rutin Kitab Tadzkiratus Samii oleh Ust. Nuzul Dzikri حفظه الله)
0 0 vote
Article Rating

Komentar

Komentar

Subscribe
Notify of
guest

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
  • Konten Terkait dengan Tag